Arduino
Setelah kita sudah mempelajari tipe data yang sering digunakan pada ARDUINO IDE pada artikel sebelumnya, kali ini kita akan mempelajari apa itu Void, Void Setup, Void Loop, dan Serial Monitor. Untuk yang belum mengenal apa itu ARDUINO IDE, Arduino dan mikrokontroler silahkan baca dulu artikel sebelumnya karena alangkah baiknya untuk mempelajari dari awal dan dasarnya. Baiklah langsung saja yang kita pelajari kali ini yaitu:
  1. Void
  2. Void Setup
  3. Void Loop
  4. Serial Monitor



Void

Void yaitu kata kunci atau kode yang dikgunakan hanya untuk deklarasi fungsi (membuat fungsi umum pada setiap program). Tujuanya agar fungsi atau program yang sudah di deklarasikan atau sudah dipanggil tidak mengembalikan informasi atau perintah ke fungsi atau program asal pemanggilan. Dalam ARDUINO IDE terdapat 2 Void yang harus ada (wajib) yaitu Void Setup dan Void Loop.

Void Setup

Void Setup yaitu kata kunci atau kode fungsi yang hanya berjalan satu kali yaitu pada awal atau pertama kali program dijalankan. Fungsi Void Setup yaitu untuk mendeklarasikan perintah pada setiap variable, menentukan pin mode, menentukan boudread pada serial monitor, dan lain lain. Intinya Void Setup yaitu pengaturan awal pada setiap proram ARDUINO IDE yang dibuat.

int data = 0; //penetapan variabel data pada nilai 0 (nol)
void setup() //untuk menuliskan penetapan fungsi awal
{
Serial.begin(9600); //penetapan budread seral pada 9600
}


Void Loop

Void Loop yaitu kata kunci atau kode fungsi untuk melaksanakan atau mengeksekusi perintah dari program yang dibuat secara berulang dan berjalan terus menerus selama board arduino aktif (program berjalan). Void Loop akan mengontrol setiap perintah Input pada program dan akan menjalankan setiap perintah Output pada program selama program berjalan. Jelasnya Void Loop yaitu fungsi untuk menjalankan setiap perintah program yang dibuat dalam ARDUINO IDE.

void loop() //untuk menuliskan perintah kerja berulang
{
if (Serial.available()>0) // jika Serial.availabel lebih besar dari 0
{
data = Serial.read(); //membaca nilai variabel data
Serial.print("data sudah diterima : "); //menampilkan String 
Serial.println(data); // menampilkan nilai variabel data
}


Serial Monitor

Serial Monitor yaitu Tools (alat) atau media yang diguakan ARDUINO IDE untuk berkomunikasi dengan komuter atau PC. Fungsinya untuk mengetahui Input, Output, dan perintah program yang kita buat sudah berjalan atau belum tanpa menghubungkan dengan perangkat aslinya. Serial Monitor dapat menampilkan setiap Input Analog, Input Digital dan juga setiap Output yang dijalankan oleh program. Terdapat beberapa fungsi yang ada dalam Erial Monitor yaitu: Serial.read(), Serial.print(), Serial.begin(), Serial.vailable(),Serial.find(), Serial.write() dan Serial.end(). yang masing masing mempunya fungsi yang berbeda.

Serial.read()

Serial.read() pada ARDUINO IDE berfungsi untuk membaca perintah dari Input yang masuk ke Board Arduino yang akan di eksekusi oleh program.

if (Serial.available()>0) // jika Serial.availabel lebih besar dari 0
{
data = Serial.read(); //membaca nilai variabel data


Serial.print()

Serial.print() pada ARDUINO IDE berfungsi untuk menampilkan Input atau Output pada Serial Monitor. Data yang ditampilkan dapat berupa karakter, angka, byte, variable, dan lain lain.

Serial.print("data sudah diterima : "); //menampilkan String 
Serial.println(data); // menampilkan nilai variabel data (penambahan println agar variabel data ditampilkan pada baris baru)


Serial.begin()

Untuk menentukan boudred (data yang dapat digunakan pada Board Arduino) digunakan Serial.begin(). Boudread yang dapat dignakan yaitu: 300, 1200, 2400, 4800, 9600, 14400, 19200, 28800, 38400, 57600, dan 115200, namun yang biasa digunakan pada program ARDUINO IDE yaitu 9600.

Serial.begin(9600); //penetapan budread seral pada 9600


Serial.available()

Serial.available() pada ARDUINO IDE berfungsi untuk mengetahui atau medeteksi apakah pada port serial sudah terdapat data, dan juga untuk menentukan perintah selanjutnya dalam bentuk byte. Jika port serial masih kosong, maka Serial.available() bernilai/berfungsi 0 (nol).

if (Serial.available()>0) // jika Serial.availabel lebih besar dari 0
{
data = Serial.read(); //membaca nilai variabel data


Serial.find()

Serial.find() pada ARDUINO IDE berfungsi untuk membaca atau menemukan data serial yang terdapat pada serial port hingga permintaan Serial.find() terpenuhi. Fungsi akan bernilai true(benar) jika Serial.find() terpenuhi dan akan bernilai salah jika Serial.find tidak terpenuhi.

  Serial.find();// contoh penulisan Serial.find


Serial.write()

Serial.write() pada ARDUINO IDE berfungsi untuk membaca data biner (0/1) dari data serial port. Data ini dikirim seperti barisan byte atau dalam bentuk deretan data byte.

  Serial.write();//contoh penulisan Serial.write


Serial.end()

Serial.end() pada ARDUINO IDE berfungsi sebagai penutup fungsi serial. Fungsi ini jarang digunakan dalam program dan hanya digunakan dalam program tertentu.

Serial.end;()// menutup Fungsi serial


Contoh semua penulisanya seperti ini 

int data = 0; //penetapan variabel data pada nilai 0 (nol)
void setup() //untuk menuliskan penetapan fungsi awal
{
Serial.begin(9600); //penetapan budread seral pada 9600
}
void loop() //untuk menuliskan perintah kerja berulang
{
if (Serial.available()>0) // jika Serial.availabel lebih besar dari 0
{
data = Serial.read(); //membaca nilai variabel data
Serial.print("data sudah diterima : "); //menampilkan String 
Serial.println(data); // menampilkan nilai variabel data
}
  Serial.find();// contoh penulisan Serial.find
  Serial.write();//contoh penulisan Serial.write

Serial.end;()// menutup Fungsi serial

}

Baiklah mungkin hanya itu yang kita pelajari untuk Void, Void Setup, Void Loop, dan Serial Monitor pada Arduino untuk saat ini. Terus ikuti artikel ini jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang ARDUINO IDE dan Mikrokontroler Arduino. Semoga ilmu yang kami bagikan bermanfaat untuk kalian. Selamat mencoba dan terimakasih.
Jika kalian belum menginstal ARDUINO IDE, silahkan lihat artikel ini: Dasar Dasar dan Pengenalan Mikrokontroler Arduino (Untuk Pemula)

Artikel Sebelumnya : Dasar Dasar Arduino: Pengenalan Tipe Data di ARDUINO IDE (Integer, Long, Float) - Bagian 2
Artikel Selanjutnya : Dasar Dasar Arduino: Pengenalan Fungsi Delay, Pin Mode, dan Pemberian perintah dasar pada ARDUINO IDE - Bagian 4
Daftar Isi : Dasar Dasar Arduino


2Komentar

  1. Balasan
    1. Maaf itu sepertinya kesalahan dari pengetikan, yang sebenarnya itu Input bukan Onput. Nanti akan saya perbaiki. Terimakasih sudah mengingatkan

      Hapus

Posting Komentar

Sebelumnya Selanjutnya