Menyimpan Data pada Bahasa Pemrograman Python
Apakah kalian pernah membaca buku di perpustakaan? Di perpustakaan, kita dapat melihat banyak sekali buku yang tersusun rapih dan terstrukur. Jika kita ingin mencari buku bahasa inggris, kita dapat mencarinya pada rak/lemari yang memiliki label bahasa inggris.

Sama seperti bahasa pemrograman, Variabel dapat kita ibaratkan dengan rak/lemari untuk menempatkan atau menyimpan buku. Disini, buku bisa kita ibaratkan dengan nilai dari suatu variabel. Nilai dari suatu variabel dapat berupa angka, teks ataupun fungsi dari Python.

Sama juga seperti rak buku yang memiliki label tertentu untuk kategori tertentu, variabel juga memiliki nama label tertentu. Nilai yang tersimpan pada suatu variabel dapat digunakan kapanpun jika kita membutuhkannya. Bagaimana caranya? Disini, kita dapat mengambil nilai dari variabel dengan merujuk pada nama variabel.

Sebelum melanjutkan, pastikan kalian telah membaca bagian tentang Membuat Program Dengan Bahasa Pemrograman Python karena artikel ini merupakan lanjutan dari bagian tersebut.


Menyimpan Nilai pada Varibel

Nama, Nilai, dan Operator Sama Dengan (Assignment Operator) = adalah tiga hal yang kita butuhkan untuk menyimpan nilai pada suatu variabel. Contoh:

variabelKu = 50

Disini, variabelKu adalah nama variabel dan memiliki nilai 50 yang ditentukan dengan operator sama dengan =.

Kita juga dapat menyimpan teks kedalam variabel. Nilai variabel yang berupa teks dikenal dengan istilah String. String adalah susunan dari karakter. Karakter dapat berupa huruf ataupun angka, bahkan juga dapat berupa karakter spesial/simbol.

Segala hal yang ditulis diantara tanda petik dua "..." atau petik satu '...' merupakan String. Contoh:

variabelKu1 = "Halo Semuanya"

Disini, variabelKu1 adalah String yang memiliki nilai "Halo Semuanya". Perlu diingat bahwasannya segala hal yang ditulis diantara tanda petik satu ataupun dua disebut dengan String.

Kita juga dapat menyimpan angka kedalam variabel. Pada bahasa pemrograman, angka yang berupa Desimal disebut dengan Floating Point Number. Floating Point Number tertuju pada suatu angka yang terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan Desimal.

Pada bahasa pemrograman juga, seluruh angka disebut dengan istilah Integer. Sekarang, mari kita lihat bagaimana cara menyimpan angka pada Python:

variabelKu = 2 # Integer

Disini, variabelKu yang memiliki nilai 2 adalah Integer. Contoh lain:

variabelKu1 = 25.25 # Floating Point Number

Disini, variabelKu1 yang memiliki nilai 25.25 merupakan Floating Point Number.

Apapun jenis dari angka, entah itu Integer atau Floating Point Number, Python tetap menganggapnya sebagai satu kategori - yaitu Angka (Number).

Python akan mengetahui tipe variabel berdasarkan nilainya dan kita tidak perlu menentukan tipenya secara manual. Itulah perbedaan tipe dari variabel yang dapat kita buat pada Python.

Kesimpulan

  • Pada bahasa pemrograman, variabel adalah kontainer/tempat yang dapat kita gunakan untuk menyimpan suatu nilai.
  • Nilai dari variabel dapat berupa angka ataupun string.
  • String ditulis diantara tanda petik dua "..." atau petik satu '...'.
  • Nilai variabel dapat diambil dengan menggunakan nama variabel.

Bagian Selanjutnya

Pada bagian ini, kita telah membahas tentang Menyimpan Data pada Bahasa Pemrograman Python. Pada bagian selanjutnya, kalian akan belajar tentang Memprogram Input (Masukkan) pada Python.

Untuk melihat daftar isi dari Serial ini, kalian dapat melihatnya di halaman Tutorial Lengkap Dasar Python.

Mungkin itu saja penjelasan dari saya, jika ada yang kurang jelas, kalian dapat bertanya melalui kolom komentar dibawah ini. Jika artikel ini bermanfaat, silahkan dibagikan. Terimakasih telah berkunjung di EL Creative Academy.

Tulis Komentar

0 Komentar