Perbedaan Antara Proxy dan VPN

Virtual Private Network (VPN) adalah jaringan yang melindungi identifikasi penggunanya dengan cara mengalihkan Traffic dan membantu kita untuk terhubung pada Remote Computer. Fungsi dari Proxy juga hampir sama seperti VPN. Tetapi terdapat beberapa perbedaan. Pada artikel ini, saya akan membantu kalian untuk melihat beberapa perbedaan antara Proxy dan VPN. Dan juga, saya akan menjelaskan mengapa VPN sangatlah dapat diandalkan dan merupakan layanan terbaik jika dibandingkan dengan Proxy.


Perbedaan Proxy dan VPN

Dengan adanya teknologi yang canggih dan digitalisasi modern, kini Internet telah menjadi salah satu layanan paling penting yang berperan besar pada setiap aspek kehidupan kita. Oleh karena itu, hampir semua pekerjaan kecil maupun besar dapat dikerjakan melalui Internet. Tidak dapat dipungkiri bahwa saat ini Internet tampak seperti tempat yang menakutkan di mana terdapat banyak Malware dan Ransomware yang tersebar luas.

Untuk menghindari hal-hal yang menakutkan tersebut, kita dapat menggunakan Software VPN atau layanan Proxy untuk dapat memberikan privasi yang lebih tinggi. Kedua layanan tersebut dapat kita gunakan untuk mengakses layanan Internet secara anonim dengan cara menyembunyikan Internet Protocol (IP) Address dengan berbagai cara.

Jadi, muncul pertanyaan bahwa jika Proxy Server dan koneksi VPN melakukan pekerjaan yang sama namun disebut berbeda. Ketahuilah bahwa pada dasarnya kedua layanan tersebut sangatlah berbeda.

Apa itu Proxy Server?

Software Proxy dapat memudahkan semua orang untuk mengatasi atau melewati Sensor yang ada di Internet (Website yang diblokir), serta dapat membuat kita menjadi anonim ketika berada di internet dan membuat koneksi menjadi lebih aman.

Proxy Server adalah Server yang bertindak sebagai perantara antara komputer dan server yang ingin kita akses. Dalam hal ini, Website tidak akan mendeteksi IP Address asli secara langsung.

Misalnya, saat ini kita sedang berada di Indonesia dan kita perlu mengakses Website yang hanya dibuka untuk orang Amerika Serikat. Dalam hal ini, kita harus terhubung ke Proxy Server yang berlokasi di Amerika Serikat.

Layanan Proxy cukup membantu untuk Website yang memiliki Region-Restricted (Batasan wilayah). Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, Proxy Server menggunakan ID jaringan secara anonim, sehingga akan memfilter konten dan layanan yang didasarkan pada pembatasan IP.


Terdapat dua jenis utama dari Proxy yang biasa digunakan. Protokol Proxy Server tersebut adalah HTTP dan SOCKS. HTTP Proxy adalah Proxy Server tertua dan paling luas. Pada dasarnya, HTTP Proxy dirancang untuk Traffic berbasis web sehingga dapat mendeteksi konten yang mencurigakan dengan mudah. Yang paling menarik dari HTTP Proxy adalah dapat memberikan perlindungan enkripsi yang menggunakan SSL Certificate, sedangkan SOCKS Server tidak mendukung keamanan enkripsi.

Apa itu VPN Server?

VPN atau Virtual Private Network sangatlah penting digunakan agar tetap tidak terlihat atau anonim ketika berada di internet. VPN akan mengenkripsi semua data yang dikirim dari perangkat kita sehingga data tersebut tidak bisa diretas (Di Hack) serta dapat menyembunyikan dan melindungi identitas kita secara online.

Virtual Private Network agak mirip dengan Proxy Server, VPN juga menawarkan lapisan privasi dan keamanan tambahan untuk seluruh aktivitas kita di internet. VPN berfungsi pada level OS yang menempati seluruh Traffic pada komputer yang dikonfigurasikan. Artinya, VPN akan menangkap Traffic jaringan dari setiap aplikasi yang berjalan pada komputer kita.

Selain itu, VPN Server juga mengenkripsi Traffic jaringan antara internet dan komputer sehingga seluruh prosesnya akan melewati Tunnel yang sangat terenkripsi. Hal tersebut dapat memberikan jaminan 100% untuk perlindungan data dari Penyedia Layanan Internet (ISP - Internet Service Provider) dari aktivitas yang ada di internet. Dengan begitu, informasi pribadi dan sensitif dari setiap pengguna akan tetap terjaga.

Karena VPN memiliki layanan yang menguntungkan, maka VPN akan menjadi server yang paling ideal untuk segala jenis penggunaan jaringan tingkat tinggi. Meskipun VPN menawarkan tingkat keamanan yang lebih tinggi, namun VPN juga memiliki beberapa jenis kelemahan. VPN adalah server yang lebih lambat dibandingkan dengan Proxy karena status koneksi yang terenkripsi. Selain itu, untuk menggunakan perlindungan enkripsi penuh, VPN biasanya dilengkapi dengan versi premium atau berbayar.

VPN vs Proxy

Perbedaan antara Proxy dan VPN adalah layanan Proxy dapat memungkinkan kita untuk menyembunyikan alamat IP (Internet Protocol) dan mengubah rute seluruh koneksi jaringan secara anonim. Padahal, koneksi VPN memiliki manfaat besar dibanding proxy. VPN tidak hanya menyembunyikan IP Address kita, tetapi juga menyediakan enkripsi yang lebih baik pada jaringan antara komputer dan servernya sehingga kita akan selalu aman ketika berada di Internet.

0 Komentar