EL Creative Academy Site of The Month
Jaringan Dasar pada Linux

Agar kalian dapat mempelajari dan mengetahui apa saja yang ada pada artikel ini, sebelumnya saya sangat menyarankan agar kalian sudah mengetahui beberapa hal tentang konsep dasar jaringan seperti IP Address, MAC Address, DNS, DHCP, dll. Jika belum, silahkan pelajari terlebih dahulu.



Menganalisa Jaringan pada Linux

Perintah paling dasar pada Linux untuk menganalisa jaringan adalah dengan menggunakan perintah ifconfig. Perintah tersebut hampir sama dengan perintah ipconfig pada Windows. Berikut adalah penulisan perintah serta tampilannya:

ifconfig

ifconfig

Seperti Screenshot diatas, perintah ifconfig dapat menampilkan beberapa informasi seputar jaringan. Pada baris pertama, kita dapat melihat teks eth0 (Ethernet 0) yang merupakan koneksi jaringan kabel (Wired) pertama diikuti dengan informasi jenis jaringan yang digunakan dan Hardware Address, teks lo (Loopback Address atau Localhost), dan teks wlan0 (Jika kalian menggunakan Komputer atau Laptop yang memiliki Wireless Card) yang merupakan koneksi jaringan nirkabel (Wireless LAN).

Mengubah IP Address pada Linux

Mengubah IP Address pada Linux sangatlah simple. Dalam hal ini, kalian telah memiliki Address yang sudah ditentukan dari DHCP Server. Selain itu, kalian juga dapat menentukan ulang Address tersebut.

Kita dapat melakukannya dengan menggunakan perintah ifconfig dengan Interface yang ingin kita tentukan IP Addressnya. Misalnya, disini saya ingin mengubah IP Address wlan0 dari 192.168.43.250 menjadi 192.168.43.251:

ifconfig wlan0 192.168.43.251

Mengubah IP Address

Jika mau, kalian juga dapat mengubah Netmask dan Broadcast Address. Contoh perintahnya dapat seperti berikut:

ifconfig wlan0 192.168.43.251 netmask 255.255.255.0 broadcast 192.168.43.255


DNS (Domain Name Service) pada Linux

DNS merupakan Service yang dapat kita gunakan untuk memasukkan nama domain seperti www.elcreativeacademy.com yang kemudian akan diterjemahkan kedalam IP Address. Tanpa DNS, kita harus menghafalkan ribuan IP Address dari semua Website yang kita sukai.

Salah satu perintah yang sangat berguna adalah dig - hampir sama dengan nslookup pada Windows, tetapi memiliki lebih banyak informasi tentang domain. Contoh, kita akan melihat informasi DNS dari Website EL Creative Academy dengan menggunakan perintah dig elcreativeacademy.com dan menambahkan perintah ns di belakangnya, perintah tersebut akan menampilkan Nameserver seperti berikut:

dig elcreativeacademy.com ns

dig

Dengan menggunakan perintah dig dan perintah mx dibelakangnya, kita dapat melihat informasi tentang email server:

dig elcreativeacademy.com mx

dig mx

DNS Server pada Linux yang paling umum adalah Berkeley Internet Name Domain (BIND). Pengguna Linux biasanya menyebut DNS sebagai BIND. Jadi, kalian tidak perlu bingung dengan keduanya. Kedua istilah tersebut hanya memetakan nama domain ke IP Address.

Pada Kali Linux, kita dapat menunjukkan DNS Service ke DNS Server Lokal atau DNS Server Publik. Dalam hal ini, kita dapat mengatur atau mengedit file resolv.cof dengan Gedit yang ada di direktori /etc:

gedit /etc/resolv.conf

nameserver

Pada gambar diatas, kita dapat melihat satu DNS Server publik yang menyediakan DNS Service. Jika kita ingin mengubahnya atau menambahkannya, kita dapat langusng memasukkan baris baru kedalam file tersebut kemudian menyimpannya.

Mudah bukan? Mungkin pada bagian selanjutnya kita akan mempelajari Security dan Permission pada Linux. Jika kalian memiliki pertanyaan, silahkan tuliskan pada kolom komentar. Terimakasih.

0 Komentar