Ads by Yasya El Hakim
Tipe Data pada JavaScript

Sebuah variabel pada JavaScript dapat terdiri dari data dan terkadang dapat berupa string dan angka. Contoh:

// Tanpa Error
let pesan = "Halo Semuanya";
pesan = 123456;


Bahasa pemrograman yang dapat menggunakan suatu hal yang dinamakan "Dynamic Type" itu artinya terdapat tipe data. Tetapi variabel tidak terikat dengan tipe data.

Terdapat tujuh tipe data dasar pada JavaScript. Disini, kita akan membahasnya secara umum dan pada bagian selanjutnya, kita akan membahasnya secara rinci.


Tipe Angka pada JavaScript

Contohnya seperti berikut:

let a = 123;
a = 12.345;


Tipe angka dapat mewakili angka integer dan floating point.

Terdapat banyak sekali operasi untuk angka, contohnya seperti perkalian "*", pembagian "/", penambahan "+", pengurangan "-", dan lain-lain.

Selain itu, terdapat angka biasa yang dapat disebut dengan "Special Numberic Values" yang juga termasuk dari tipe angka seperti: infinity, -infity, dan NaN.

Infinity dapat mewakili infinity (tidak terbatas) pada matematika dan merupakan nilai spesial yang lebih besar dari semua angka.

Pada contoh kode berikut, kita akan mendapatkan hasil pembagian angka 1 dengan 0:

alert(1 / 0); // Infinity


Atau dengan mereferensikannya langsung:

alert(Infinity); // Infinity


NaN (Not a Number) dapat mewakili penghitungan yang salah. Hasil dari NaN adalah operasi matematika yang dianggap salah/tidak diketahui, contoh:

alert("Bukan Angka" / 2); // NaN, pembagian yang salah


Setiap operasi yang terdapat NaN di dalamnya, akan mengahasilkan NaN juga, contoh:

alert("Bukan Angka" / 2 + 5); // NaN


Jadi, jika terdapat NaN pada expresi matematika, maka operasi tersebut akan sangat berpengaruh.

Operasi Matematika yang Aman

Melakukan operasi matematika pada JavaScript sangatlah aman. Kita dapat melakukan operasi matematika apapun seperti pembagian dengan angka nol, menggunakan string sebagai angka, dll.

Script tidak akan menghentikan suatu kesalahan. Hal paling buruknya, kita akan mendapatkan hasil NaN.

String pada JavaScript

Pada JavaScript, String harus dikelilingi dengan tanda kutip. Contoh:

let string = "Halo Semuanya";
let string2 = 'Juga bisa menggunakan satu tanda petik';
let string3 = `Juga bisa menggunakan backtics`;


Pada JavaScript, terdapat beberapa jenis tanda petik seperti:
  • Dua tanda petik (Double Quotes) "Halo Semuanya".
  • Satu tanda petik (Single Quotes) 'Halo Semuanya'.
  • Backtics `Halo Semuanya`.

Dua dan satu tanda petik adalah salah satu jenis yang sering digunakan, kalian dapat menggunakan salah satu diantaranya.

Backtics adalah tanda yang memiliki fungsionalitas tambahan. Tanda tersebut dapat kita gunakan untuk memasukkan variabel dan expresi kedalam string dengan membungkusnya dengan ${...}, contoh:

let nama = "Yasya";

// Memasukkan variabel
alert(`Halo, ${nama}!`); // Halo, Yasya!

// Memasukkan expresi
alert(`Hasilnya adalah ${1 + 2}`); // Hasilnya adalah 3


Expresi yang ada di dalam ${...} dapat di evaluasi dan hasilnya akan menjadi bagian dari string. Kita juga dapat memasukkan apapun di dalamnya seperti nama variabel, expresi aritmatika seperti penambahan angka, dll.

Perlu dicatat bahwasannya hal tersebut hanya dapat dilakukan dengan menggunakan backticks. Tanda kutip lain tidak memiliki fungsi khusus seperti backticks.

Kita akan membahas tentang string pada bagian selanjutnya.

Tipe Karakter

Pada beberapa bahasa pemrograman, terdapat jenis karakter khusus untuk karakter tunggal. Contoh, pada bahasa pemrograman C dan Java, tipe data karakter dinamakan Char.

Pada JavaScript, tidak ada tipe data seperti itu dan hanya terdapat satu tipe yaitu String dan juga dapat terdiri dari beberapa karakter

Tipe Logika (Boolean)

Tipe Boolean hanya memiliki dua nilai seperti true (Benar) dan false (Salah).

Tipe ini biasanya digunakan untuk menyimpan nilai. Misalnya, terdapat pertanyaan "Apakah anda ingin menyimpan nilai?", hanya terdapat dua jawaban yaitu true (Benar/Ya) atau false (Salah/Tidak).

Berikut jika Boolean diterapkan pada kode JavaScript:

let cekNama = true; // ya, akan mengecek nama
let cekUmur = false; // tidak, tidak akan mengecek umur


Nilai Boolean juga dapat terdiri dari perbandingan. Contoh:

let lebihBesar = 4 > 1;

alert(lebihBesar); // true (hasil dari perbandinggannya adalah "ya, angak 4 lebih besar dari 1")


Kita akan membahas lebih dalam tentang Boolean pada bagian selanjutnya.

Nilai null

Nilai null bukanlah milik dari salah satu tipe yang sudah saya jelaskan diatas. Nilai ini adalah tipe yang terpisah dan hanya terdiri dari nilai null. Contoh:

let umur = null;


Pada JavaScirpt, null bukanlah mereferensikan ke objek yang belum ada atau sama seperti bahasa pemrograman lain yang disebut dengan "null pointer".

Null hanyalah nilai spesial yang mewakili hal yang tidak ada, kosong, atau tidak diketahui.

Hasil dari contoh kode diatas kan mengahasilkan nilai yang tidak diketahui pada nama variabel umur.

Nilai undefined

Nilai undefined juga hampir sama dengan null. Arti dari undefined adalah "Nilainya belum di tentukan".

Jika terdapat variabel yang sudah di deklarasikan tetapi belum ditentukan, maka nilainya akan berupa undefined. Contoh:

let a;

alert(a); // Akan menampilkan "undefined"


Secara teknis, kita dapat menentukan undefined ke dalam semua variabel. Contoh:

let a = 123;
a = undefined;

alert(x); // undefined


... Tetapi, hal diatas tidak direkomendasikan. Normalnya, kita dapat menggunakan null untuk menetapkan nilai yang kosong ke dalam variabel dan kita dapat menggunakan undefined untuk mengecek variabel apakah nilainya sudah di masukkan atau belum.

Object dan Symbol pada JavaScript

Tipe Object adalah salah satu tipe yang spesial.

Semua tipe yang ada pada JavaScript dapat disebut dengan istilah Primitive karena nilainya dapat hanya terdiri dari tipe tunggal (string dapat terdiri dari huruf, angka, dll). Lebih terangnya, object dapat digunakan untuk menyimpan sekumpulan data. Kita akan membahas tentang Object pada bagian selanjutnya.

Tipe Simbol dapat digunakan untuk membuat indentifier yang unik pada object. Kita akan membahas tentang simbol pada bagian selanjutnya.

Operator typeof

Operator typeof dapat menghasilkan tipe dari argumen. Tipe ini sangat berguna ketika kita ingin memproses suatu nilai atau tipe yang berebeda atau hanya ingin melakukan pengecekan secara cepat.

Operator typeof menudukung dua form syntax:
  • Sebagai operator: typeof a.
  • Sebagai fungsi: typeof(a).

Dengan kata lain, typeof dapat bekerja dengan menggunakan tanda dalam kurung atau tanpa menggunakannya. Hasilnya akan sama saja.

Pemanggilan typeof a akan mengembalikan string dengan nama tipe. Contoh:

typeof undefined // undefined

typeof 0 // angka

typeof true // Boolean

typeof "teks" // String

typeof Symbol("id") // Simbol

typeof Math // Object (1)

typeof null // Object (2)

typeof alert // Fungsi (3)


Terdapat penjelasan untuk tiga baris terakhir pada kode diatas:
  1. Math adalah object built-in (bawaan) yang menyediakan operasi matematika. Kita akan membahasnya pada bagian selanjutnya. Contoh kode diatas hanya berguna untuk contoh saja.
  2. Hasil dari typeof null adalah object. Hal tersebut adalah suatu kesalahan yang sudah diketahui oleh typeof dan disimpan untuk kompabilitas. Tentu saja bahwasannya null bukanlah suatu object. Null hanyalah nilai spesial dengan tipe yang terpisah. Jadi, hal ini adalah kesalahan dari bahasa.
  3. Hasil dari typeof alert adalah fungsi karena alert adalah suatu fungsi. Kita akan mempelajari lebih lanjut tentang fungsi pada bagian selanjutnya.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya