Ads by Yasya El Hakim
Mengatasi Penggunaan CPU yang tinggi Karena Runtime Broker pada Windows

Runtime Broker adalah proses sistem pada Windows 10 yang berguna untuk mengatur izin dari setiap aplikasi atau software. Tetapi terdapat beberapa user yang mempermasalahkannya karena memakan banyak penggunaan CPU atau RAM.



Apa itu Runtime Broker?

Runtime Broker adalah proses pada sistem operasi Windows yang prosesnya dapat kalian lihat pada Task Manager dan biasanya berjalan otomatis di balik layar (background). Tetapi terdapat beberapa pengguna yang mengalami masalah karena Runtime Broker karena menggunakan CPU yang sanagt tinggi dan menyebabkan komputer menjadi lemot/lambat.

Cara Mengatasi Proses Runtime Broker karena Penggunaan CPU yang Tinggi


Metode 1 - Menonaktifkan Get Tips & Tricks

Berikut adalah cara untuk Menonaktifkan Get Tips & Tricks:
  1. Pada Start Menu, ketikkan/klik menu Settings dan pilih System.
  2. Pada bagian Settings, pilih Notifications & Actions kemudian hilangkan tanda centang pada Get tips, tricks, and suggestions as you use Windows.
  3. Terakhir, Restart PC atau Laptop kalian.

Metode 2 - Menonaktifkan Background Apps

Berikut adalah cara untuk Menonaktifkan Background Apps:
  1. Masuk ke menu Settings dan pilih Privacy.
  2. Cari dan pilih menu Background Apps.
  3. Nonaktifkan beberapa aplikasi yang berjalan pada Background yang tidak kalian inginkan.

Metode 3 - Menonaktifkan Runtime Broker melalui Registry Editor

Berikut adalah cara untuk Menonaktifkan Runtime Broker melalui Registry Editor (Regedit):
  1. Tekan tombol Windows + R.
  2. Ketikkan regedit dan klik tombol OK.
  3. Setelah jendela dari program Registry Editor sudah terbuka, arahkan kedalam direktori HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services dan pilih TimeBrokerSvc.
  4. Klik kanan pada DWORD Start dan ubah Value Data yang sebelumnya adalah 3 menjadi 4.
  5. Jika sudah, Restart PC atau Laptop kalian, dan kalian tidak akan melihat proses Runtime Broker lagi pada Task Manager.

Kalian dapat menggunakan ketiga metode diatas untuk mengatasi masalah penggunaan CPU yang tinggi karena Runtime Broker. Jika kalian memiliki masalah lain atau memiliki pertanyaan lain, silahkan tuliskan pada kolom komentar dibawah ini. Terimakasih.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya