Ads by Yasya El Hakim
Mengenal dan Memahami tag b:switch, b:case, dan b:default pada Blogger

Tag <b:switch> merupakan salah satu jenis dari statement conditional yang dapat kita gunakan untuk mengevaluasi dan mencocokkan satu atau beberapa block kode yang ingin digunakan. Tag <b:switch> terdiri dari tag <b:case> dan <b:default/>.

Kita dapat menggunakan tag <b:switch> sama halnya seperti tag <b:if> yang memiliki beberapa tag <b:elseif>. Kelebihan dari tag <b:switch> adalah, kita tidak perlu mengulang nama variabelnya dan kita juga dapat melihat apa saja yang telah ditentukan pada tag tersebut.



Contoh Penulisan tag b:switch, b:case, dan b:default

Berikut adalah contoh penulisan tag b:switch, b:case, dan b:default:

<b:switch var='EKSPRESI'>
    <b:case value='EKSPRESI_1'/>
        <!-- kode yang ada disini akan dijalankan jika cocok dengan nilai dari EKSPRESI_1 -->
    <b:case value='EKSPRESI_2'/>
        <!-- kode yang ada disini akan dijalankan jika cocok dengan nilai dari EKSPRESI_2 -->
    <b:default/>
        <!-- kode yang ada disini akan dijalankan jika semuanya tidak cocok dengan nilai dari EKSPRESI_1 dan EKSPRESI_2 -->
</b:switch>


Coba kalian perhatikan terlebih dahulu kode diatas, apakah kalian sudah bisa membayangkan hasilnya? Jika sudah atau masih belum paham, mari kita lihat beberapa keterangan berikut:
  • Tag <b:switch> dapat bersarang (Nested). Artinya, tag tersebut juga dapat memiliki tag lain di dalamnya.
  • Tag <b:switch> dan <b:case> harus memiliki atribut. Contohnya seperti <b:switch var='...'> dan <b:case value='...'>.
  • Tag <b:switch> dan <b:case> nilainya dapat berupa Boolean (true/false), angka, string, atau ekspresi dari blogger.
  • Tag <b:case> dan <b:default> harus berada di dalam tag <b:switch>.
  • Tag <b:case> harus ada di dalam tag <b:switch>, sedangkan tag <b:default> tidak selalu dibutuhkan.
  • Kita dapat menggunakan tag <b:case> berapapun jumlahnya selama masih berada di dalam tag <b:switch>.
  • Kita dapat menggunakan tag <b:default> hanya di dalam tag <b:switch>.
  • Tag <b:default> harus berada di bagian paling bawah/akhir sebelum tag </b:switch>.

Contoh Penerapan tag b:switch, b:case, dan b:default

Pada contoh berikut, kalian akan melihat header yang berbeda pada setiap halaman:

<b:switch var='data:blog.pageType'>
    <b:case value="static_page" />
    <h1>Halaman Statis</h1>

    <b:case value="item" />
    <h1>Halaman Post</h1>

    <b:default />
    <h2>Postingan Blog</h2>
</b:switch>


Pada contoh kode diatas, jika halaman yang sedang kita kunjungi adalah halaman statis, maka  akan muncul heading 1 dengan teks "Halaman Statis", jika halaman yang sedang kita kunjungi adalah halaman post, maka akan muncul heading 1 dengan teks "Halaman Post", jika kita tidak membuka halaman statis maupun halaman post, maka yang akan muncul adalah heading 2 dengan teks "Postingan Blog".

Jelas bukan? Jika kalian masih bingung, silahkan tuliskan pertanyaan kalian pada kolom komentar di bawah ini. Terimakasih.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya