Ads by Yasya El Hakim
Membahas Sekilas Tentang Cyberbullying

Apa itu Bully?

Bully merupakan tindakan menyakiti orang lain dan dilakukan secara berulang-ulang yang dapat terjadi melalui kontak fisik maupun verbal. Bullying merupakan kegiatan yang sangat mengganggu kenyamanan orang lain.



Dulu, sewaktu kita duduk dibangku sekolah dasar dan mungkin sampai sekolah menengah atas, kita pasti pernah di bully atau di intimidasi oleh salah seorang teman kita dan efeknya bisa menimbulkan trauma yang berkepanjangan. Sekarang, bully sudah mulai menjamah dari dunia nyata kemudian menjalar ke dunia maya karena perkembangan teknologi yang semakin maju. Nah, disini kita akan membahas tentang Bully khususnya pada dunia maya atau lebih dikenal dengan istilah Cyberbullying.

Bully di bagi menjadi tiga kategori:
  • Physical bullying – Tindakan ini sangat identik dengan menyakiti fisik orang lain.
  • Verbal bullying – Tindakan ini sangat identik dengan menyakiti orang lain dalam bentuk ucapan.
  • Relationship bullying – Tindakan ini sangat identik dengan menyakiti orang lain dengan mengabaikan perkataan orang lain, menyebar hoaxs atau kebohongan tentang seseorang, serta memaksa orang lain untuk melakukan hal yang tidak diinginkannya.

Cyberbullying

Mungkin kalian sudah banyak mendengar dan mengetahui tentang Cyberbullying, tetapi apa itu Cyberbullying sebenarnya? ada yang tahu?.

Cyberbullying adalah suatu tindakan menyakiti, menggangu, mengancam, serta mempermalukan orang lain yang dapat terjadi di dunia maya. Dapat dikatakan Cyberbullying jika korban maupun pelaku berusia dibawah 18 tahun. Jika terdapat orang dewasa yang ikut terlibat dalam tindakan Cyberbullying, maka dapat dikategorikan sebagai tindakan yang melanggar hukum atau tindakan kriminal yang jelas sudah ada undang-undang nya dan hal ini akan masuk pada Cyberstalking atau Cyberharassment.

Kebanyakan Cyberbullying dapat terjadi atau dapat kita temukan hampir pada semua Media Sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram, Whatsapp, dan lain sebagainya. Materi dari Cyberbullying dapat berupa Tulisan, Photo, maupun Video yang tersebar di dunia maya dan terkadang tidak dapat dihilangkan atau dihapus. Dan juga, terkadang pelaku dari Cyberbullying memiliki akun yang bersifat anonim, menggunakan nama palsu atau menggunakan identitas orang lain.

Cyberbullying dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, selagi masih berhubungan dengan komunikasi anatar perangkat di dunia maya. Cyberbullying juga sangat identik dengan istilah Cyberharassment, Internet Bullying, dan Online Bullying.

Motivasi pelaku cyberbullying juga beragam. Ada yang melakukannya karena alasan marah dan ingin balas dendam, frustasi, atau ingin mencari perhatian, ada tidak jarang motivasinya terkadang hanya bercanda. Pelaku atau tindakan cyberbullying tentu saja tidak pantas untuk ditiru.

Anak-anak atau remaja yang melakukan cyberbullying terhadap temannya terkadang tidak memikirkan apa dampak buruknya. Orang yang ia ejek tersebut bisa kecewa, sedih, hingga merasa tertekan, dan bisa menarik diri dari lingkungannya karena tidak punya rasa percaya terhadap dirinya sendiri. Hal ini sangat merugikan dan membuat orang lain mendapatkan efek negatif atas perbuatan cyberbullying. Untuk itu, peran orangtua sangatlah penting dalam pencegahan terjadinya cyberbullying.

Efek Cyberbullying

Cyberbullying dapat mempengaruhi kesehatan mental. Pelaku bullying ini mencoba untuk masuk ke dalam kepala dan membuat korban merasa tak berharga dan sengsara. Korban juga selalu takut dengan apa yang akan terjadi selanjutnya. Hal ini dapat menyebabkan beberapa kerusakan serius pada kesehatan secara keseluruhan. Korban cyberbullying pada umumnya mengalami masalah kesehatan secara fisik dan mental.

Gejala Fisik: Selera makan hilang, sulit tidur atau gangguan tidur, keluhan masalah kulit, pencernaan dan jantung berdebar-debar.
Gejala Psikologis: Gelisah, depresi, Kelelahan, rasa harga diri berkurang, sulit konsentrasi, murung, menyalahkan diri sendiri, gampang marah, hingga bunuh diri.

Menyikapi Cyberbullying

  • Hargai dan hormatilah orang lain, sebagaimana anda ingin diperlakukan orang lain
  • Berinteraksi dan terlibat secara langsung dengan orang orang yang berpikir konstruktif
  • Tidak menggunakan sekedar nama panggilan, nama penghinaan, atau menggunakan nama lain terkait dengan privasi seseorang
  • Menghargai semua pandangan dan pendapat meskipun pendapat yang berlawanan
  • Bertingkah laku bijak selama merespon pesan, surel atau pos yang didapat

Artikel ini merupakan sedikit Kutipan atau Point-point terpenting pada acara Seminar yang diadakan di Kampus STMIK Pringsewu.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya