Ads by Yasya El Hakim
C++ Bahasa Pemrograman yang Berorientasi Objek (OOP)

Bahasa Pemrogramman yang Berorientasi Objek (Object Oriented Programming Language "OOP") merupakan suatu style dalam bahasa pemrograman dengan menggunakan konsep Class, Objek dan beberepa Konsep yang berputar atau mengelilingi keduanya seperti: Inheritance, Polymorphism, Abstraction, Encapsulation, dll.

Manusia adalah salah satu bentuk dari kehidupun, umumnya terdiri dari dua jenis yaitu Pria dan Wanita, betul bukan? Setiap hal yang di lakukan oleh manusia (Pria maupun Wanita) dapat dikerjakan dengan menggunakan kedua tangan, kedua kaki, kedua mata, satu hidung, satu mulut, dll. Tetapi terdapat beberapa bagian tubuh yang sangat spesifik antara pria dan wanita - yang tidak ada pada wanita tetapi ada pada pria, begitupun sebaliknya (Disini pasti kalian sudah tau maksudnya).

Semua yang dilakukan oleh manusia seperti berjalan, makan, melihat, berbicara, mendengar, dll itu merupakan salah satu fungsi yang sangat umum digunakan, tetapi terdapat beberapa hal yang spesifik, apa itu? salah satu contohnya adalah wanita dapat melahirkan, sedangkan pria tidak bisa.

Anatomi tubuh manusia sangatlah menarik dan merupakan ciptaan tuhan yang sangat luar biasa. Tetapi bagaimana kalau kita menerapkan anatomi tersebut kedalam bahasa pemrograman C++ dan Object Oriented Programming. Disini saya akan sedikit menjelaskan sedikit tentang konsep OOP dengan menggunakan beberapa contoh kemudian kita akan masuk kedalam definisi teknisnya.



Class

Disini, kita bisa ibaratkan tindakan manusia itu sebagai Class. Sebuah Class merupakan rencana atau rancangan untuk fungsional yang mendefinisikan properti dan fungsinya sendiri. Seperti halnya tindakan manusia, memiliki kedua tangan untuk melakukan beberapa hal.

Inheritance

Ingatlah, tindakanManusia itu adalah sebuah Class, yang memiliki property seperti tangan, kaki, mata, dll. dan fungsinya itu seperti berjalan, berbicara, makan, duduk, dll. Pria dan Wanita juga merupakan sebuah Class, tetapi biasanya property dan fungsi sudah masuk kedalam class tindakanManusia, mengapa demikian? Karena Class tindakanManusia dapat mewakili segalanya dengan menggunakan konsep Inheritance.

Objects

Nama saya adalah Yasya dan saya merupakan Instance/Object dari Class Pria. Ketika kita bicara tentang tindakan manusia, Pria ataupun Wanita, kita hanya menganggap bahwasannya saya adalah salah satu jenis dari manusia. Kita memiliki bentuk fisik sementara sebuah Class hanya berupa definisi logikanya. Maka dari itu, kita (Pria ataupun Wanita) dapat diibaratkan sebagai Object.

Abstraction

Abstraction artinya menampilkan hal yang hanya dibutuhkan tanpa menampilkan detail atau rinciannya. Contoh, tindakan manusia yaitu seperti berjalan, berbicara, mendengar, dll, Secara tidak sadar kita tidak menampilkan rincian dari masing-masing tindakan tersebut. Contoh lain, Abstraction dapat kita ibaratkan sebagai kulit luar kita - tidak menampilkan bagian mekanisme bagian dalam tubuh kita.

Encaptulation

Salah satu konsep ini terbilang agak sulit untuk disamakan dengan bagian tubuh kita. Paha dan kaki kita terhubung dengan lutut yang dapat membantu kita dalam berjalan. Telapak tangan dapat membantu kita dalam memegang segala hal. Hubungan ini merupakan sebuah property untuk fungsi yang dinamakan Encaptulation.

Polymorphism

Polymorphism merupakan sebuah konsep yang dapat kita gunakan untuk menentukan kembali bagiamana segala sesuatu itu dapat bekerja, baik cara untuk menyelesaikan suatu hal atau cara untuk menyelesaikan suatu hal dengan mengganti salah satu bagian. Kedua cara tersebut memiliki istilah yang berbeda.

Jika kita berjalan menggunakan tangan (bukan menggunakan kaki), disini kita harus mengganti bagian yang digunakan untuk melakukan suatu hal yang benar. Hal ini dapat disebut dengan istilah Overloading.

Jika terdapat suatu cara untuk berjalan dengan benar, tetapi kita menggunakan cara yang berbeda tetapi tetap menggunakan kaki untuk berjalan (sama seperti umumnya). Maka kita dapat melakukan cara tersebut sesuai dengan yang kita inginkan, hal ini dapat disebut dengan istilah Overriding.

Definisi Konsep OOP

Sekarang, mari kita bahas beberapa fitur utama dari Object Oriented Programming (OOP) dengan menggunakan bahasa pemrogramman C++.
  1. Object
  2. Class
  3. Abstraction
  4. Encapsulation
  5. Inheritance
  6. Overloading
  7. Exception Handling

Object

Object merupakan salah satu unit dasar dari OOP. Contohnya Class yang memiliki data dan kita dapat menggunakan beberapa fungsi dari setiap data untuk melakukan suatu hal.

Class

Strukturnya hampir sama dengan bahasa pemrograman C. Class juga dapat kita definisikan sebagai tipe data yang ditentukan oleh pengguna (User Defined) tetapi juga memiliki fungsi didalamnya. Jadi, pada dasarnya Class merupakan sebuah rencana atau rancangan untuk object. Class dapat dideklarasikan dan didefinisikan sebagai variabel data apa yang akan dimiliki dari suatu object dan operasi apa yang dapat dilakukan pada object dari Class.

Abstraction

Abstraction tertuju hanya untuk menampikan fitur-fitur penting dari aplikasi dan menyembunyikan rinciannya. Pada bahasa pemrograman C++, Class dapat menyediakan metode untuk mengakses dan menggunakan data variabel serta tetap menjaga agar variabel dapat tersembunyi dari akses langsung (Direct Access), atau Class dapat mendeklarasikan segala hal agar dapat diakses oleh semua orang. Hal ini dapat kita lakukan dengan menentukan akses penentu (Access Specifiers).

Inheritance

Inheritance merupakan salah satu jalan untuk menggunakan kode yang telah ditulis secara berulang-ulang.

Contoh, terdapat dua Class yang dapat mewarisi yaitu Dasar dan Asal. Jadi, sebuah Class Asal itu dapat mewarisi Class Dasar serta dapat menggunakan semua fungsi yang ada. Hal inilah yang dapat membantu kita dalam menggunakan kode secara berulang-ulang. Masih bingung? kita akan bahas pada bagian selanjutnya.

Polymorphism

Polymorphism merupakan salah satu fitur yang dapat kita gunakan untuk membuat fungsi dengan nama yang sama tetapi memiliki argumen yang berbeda untuk dapat melakukan tindakan yang berbeda pula. Artinya, fungsi memiliki nama yang sama, tetapi dapat berfungsi dengan cara yang berbeda.

Exeption Handling

Exeption Handling juga merupakan salah satu fitur dari OOP yaitu untuk menangani pengecualian yang belum terselesaikan atau error yang terjadi ketika kode dijalankan (Runtime).

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya