Ads by Yasya El Hakim
Tutorial JavaScript Tingkat Dasar: Matematika - Bagian 3

Variabel dapat kita gunakan untuk menyimpan String (Huruf) dan angka, tetapi pada bagian ini kita akan fokus untuk menggunakan angka.



Penjumlahan

Mari kita buat dua buah variabel pada Console Browser. Pertama adalah jumlah apel, dan kedua adalah jumlah pisang.
var apel = 5, pisang = 10;

Dari kode diatas, kita telah berhasil membuat dua buah variabel..Eits, tetapi mengapa disana hanya terdapat satu buah keyword var? Ya, ini adalah cara singkat untuk menentukan variabel dalam jumlah yang banyak. Dengan menggunakan satu keyword var dan memisahkan variabel baru dengan tanda koma (,), kalian dapat mempersingkat penulisan variabel dalam jumlah yang banyak.

Sekarang, gunakanlah kedua variabel tersebut untuk menentukan jumlah buah yang kita punya.
var jumlahBuah = apel + pisang;

Sudah tau hasilnya? Butuh penjelasan?

Pada kode diatas, kalian sudah menanyakan Browser untuk menambahkan jumlah buah pada variabel jumlahBuah - dan disini, kalian bukanlah menambahkan nama variabel dengan nama variabel (apel + pisang), melainkan menambahkan nilai dari variabel dan nilai dari variabel (5 + 10). Tentu saja Browser sudah mengetahuinya.

Penjumlahan berada pada variabel jumlahBuah, buka jumlah Buah. Hal tersebut dapat terjadi karena nama variabel tidak boleh memiliki spasi. Itulah aturan yang tidak bisa kita langgar.

Catatan: Mungkin kalian juga harus memperhatikan huruf besar (kapital) "B" pada variabel "jumlahBuah". Hal tersebut dinamakan Camel Casing. Camel Casing dapat mempermudah kita dalam membaca nama variabel. Tentu saja kalian dapat menentukan nama variabel yang kalian inginkan, tetapi jika nama variabelnya adalah "jUmLaHBuAh", apakah kalian dapat membacanya dengan mudah? Saya yakin, tentu saja tidak.

Saran dari saya: Namanya kode pasti akan berjumlah banyak bahkan bisa banyak sekali. Jadi, sangatlah penting bagi kita untuk membuat sebuah kode yang dapat dibaca dengan mudah. Ingatlah, hal tersebut sangatlah penting.

Pembagian

Misal, Kalian ingin membagi jumlah buah yang kalian miliki kepada tiga orang. Maka, berapakah buah yang akan didapatkan untuk masing-masing orang?
var buahUntukOrang = jumlahBuah / 3;

Berterimakasihlah pada JavaScript, kalau tidak, pasti kalian sangat membutuhkan sebuah kalkulator.

Pada kode diatas, kalian telah menggunakan tanda garis miring (/) yang merupakan simbol untuk pembagian.

Operator Matematika

Untuk melakukan penjumlahan kalian dapat menggunakan simbol (+),  pengurangan (-), pembagian (/) dan perkalian (*).

Pada JavaScript, simbol pada matematika dinamakan Operator; karena Operator dapat mengoperasikan data. Kita akan mempelajari lebih lanjut tentang operator pada bagian selanjutnya. Hal terpenting yang harus kalian ketahui adalah, sama seperti kalkulator, simbol tersebut dapat bekerja dengan beberapa susunan yang dinamakan Operator Precedence. Seperti halnya buka kurung "(" dan tutup kurung ")" yang akan dijumlahkan terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan perkalian, pembagian, penambahan dan pengurangan.

Berikut adalah contoh Operator Precedence:
(10 + 2) / 2 + 4 * 2

Bagian yang ada diantara buka dan tutup kurung akan di dijumlahkan terlebih dahulu. Selanjutnya akan seperti berikut:
12 / 2 + 4 * 2

Kemudian dipersingkat lagi menjadi seperti berikut:
6 + 4 * 2

Selanjutnya, yang akan diutamakan adalah hasil perkalian:
6 + 8

Dan hasil akhirnya akan seperti berikut:
14

Huh, lelah tapi sangat menyenangkan bukan?

Sebelumnya: Tutorial JavaScript Tingkat Dasar: Variabel dan Data - Bagian 2
Selanjutnya: Tutorial JavaScript Tingkat Dasar: Logika - Bagian 4
Daftar Isi: Tutorial JavaScript Tingkat Dasar

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya