Ads by Yasya El Hakim
Pembahasan Lengkap tentang Teknologi Smartphone

Pada zaman sekarang ini, sudah banyak Smarphone menggunakan teknologi yang luar biasa sampai terasa biasa saja. Banyak pula perusahaan yang berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan (Research and Development / R&D) dari suatu produk Smartphone. Dan... Banyak pula Smartphone yang memiliki model Desain yang sama. Eitsss, tapi banyak juga lho yang Arsitektur Sistemnya berbeda.

Spesifikasi dari setiap Smartphone berbeda-beda seperti menggunakan teknologi dari Qualcomm Snapdragon 636 octa-core 1.8 GHz 14nm FinFET atau Mediatek Helio X30 Cortex-A73 deca-core dengan Arsitektur CPU Tri-Cluster. Hhhhhh, membingungkan bukan? Oke, saya juga mulai bingung dengan nama-nama tersebut. Tapi tenang, disini kita bakal bahas semua tentang istilah tersebut bedasarkah hal yang sudah saya ketahui dan beberapa referensi dari Internet.

Chipset

Processor pada Smartphone dibuat dengan menggunakan Single System-on-Chip (SoC) dimana beberapa komponen sudah ada dalam satu Chip. Mayoritas Smartphone menggunakan CPU dengan arsitektur ARM. Sekarang, terdapat empat produsen Chipset SoC antara lain: Qualcomm Snapdragon, Samsung Exynos, MediaTek dengan prosesor MT dan Helio, Apple A-Series, dan Huawei Kirin. Setiap produsen tersebut telah memproduksi bermacam-macam Chipset untuk Smartphone kelas rendah/kentang (Low-Range), menengah/okelah (Mid-Range), dan tinggi/sulthan (High-End). Hehehe, sorry, jadi keinget dan pingin maen PUBG Mobile.

Arsitektur ARM

Pada tahun 2018, hampir semua Processor Mobile membangga-banggakan tentang arsitektur ARMv8-A (64 bit) dengan performa yang tinggi, Processor 64-bit Core juga fokus ke efisiensi Baterai sambil mempertahankan kompabilitasnya dengan Software 32-bit.

Selanjutnya, seri ARMv8 Cortex-A memberikan label ke Processornya dengan nama A7X Series (Yah, jadi keinget lagi sama Avenged Sevenfold. Sambil nulis setel Playlistnya dulu aah).

Processor A7X Series memberikan performa yang tinggi kepada konsumennyanya seperti seri Cortex-A76, Cortex-A75, Cortex-A73, dan Cortex-A72, ada juga A5X Series antara lain Cortex-57, Cortex-A55, dan Cortex-A53 yang dapat memberikan keseimbangan performa dan efisiensi. Terakhir yaitu A3X Series antara lain Cortex-A35 dan Cortex-A32 yang dapat digunakan untuk mengurangi konsumsi baterai.

Hampir semua produsen Mobile seperti Qualcomm, Apple, Samsung, MediaTek, Huawei, dll memegang lisensi arsitektur ARM nya sendiri, tidak seperti Lenovo dan Xolo yang menggunakan Processor Intel x64.

Nomor Model

Tujuan dari perusahaan yang memproduksi perangkat Mobile adalah untuk membuat produk terbaru dan terbaik yang dapat kita lihat dari edisinya, entah itu Smartphone High-End Flagship, Mid-Range, atau Smartphone bagi umat Low Budget. Pada tahun 2013 Qualcomm mengenalkan Snapdragon seri 800 beserta seri 200, 400, dan 600.
  1. Snapdragon 200 - Untuk memberikan performa yang seimbang, konektifitas yang kuat dan konsumsi daya baterai yang rendah bagi Smartphone Entry Level.
  2. Snapdragon 400 - Untuk memberikan performa, fitur, konektifitas, dan daya tahan baterai yang baik.
  3. Snapdragon 600 - Untuk memeberikan performa yang luar biasa, Browsing dan konektifitas yang lancar, dan daya tahan baterai yang sangat baik. Digunakan untuk Smartphone Mid-End sampai High-End.
  4. Snapdragon 800 - Untuk memberikan performa yang sangat cepat dalam penggunaan aplikasi dan Browsing, Grafis yang oke, menerobos kemampuan multimedia, komunikasi yang mulus, baterai yang sangat awet, dll. Biasanya digunakan pada Smarphone Premium, Smart TV, Media Adapter, dan Tablet.

Clock Speed

Clock Speed pada Processor adalah kecepetan yang dapat dikerjakan dan dapat diukur dengan istilah Hertz (GHz atau MHz). Semakin tinggi kecepatannya, maka semakin cepat Processor dapat memproses informasi.

Menghitung Clock Speed dapat dilakukan dengan menjalankan aplikasi seperti bermain Game atau membuka aplikasi lainnya. Clock Speed yang tinggi merupakan idaman bagi para Gamers. Tetapi, semakin tinggi atau semakin cepat Clock Speed, konsikuensinya adalah Smartphone akan cepat panas dan mengkonsumsi banyak baterai. Hal tersebut merupakan suatu pengorbanan :D.

Jumlah Core

Jumlah Core bisa diukur dengan seberapa banyak aktifitas yang anda gunakan pada Smartphone anda. Contoh, jika anda punya delapan tangan, pasti anda bisa mencuci piring dengan cepat. Sama seperti Jumlah Core, semakin banyak Core, maka semakin banyak aktifitas yang dapat anda lakukan pada Smartphone anda. Tetapi, tidak selalu Smartphone yang memilki Core yang banyak itu adalah yang terbaik.

Batasan dari Processor Single (Satu) Core adalah Kecepatan Clock (Clock Speed), cepat panas, dan akurasi yang kurang tepat. Dengan menggunakan lebih dari satu Core, kita bisa menembus batasan tersebut karena kita bisa menyimpan banyak Data dan dapat memprosesnya kembali dengan cepat.

Contoh Processor yang memilki 8 Core adalah Qualcomm Snapdragon 439, Qualcomm Snapdragon 632, dan Samsung Exynos 9610 yang berarsitektur ARM. 8 Core dapat mengatur dua Cluster. Satu Cluster memilki empat Core yang memilki kemampuan proses yang tinggi dan Cluster lainnya memilki empat Core kecil yang memilki Clock Speed yang lebih rendah tetapi tetap efisien.

Arsitektur Processor (Teknologi nm)

Semua Chip, baik itu Processor, Memory atau GPU dibuat dengan menggabungkan banyak Transistor. Sebuah Transistor dapat mengubah sinyal elektronik dan memilki dua tindakan seperti (ON/OFF). Arsitektur Nanometer (nm) merupakan ukuran dari Transistor. Semakin kecil ukuran Nanometer, maka semakin banyak Transistor yang bisa dimasukkan kedalam Chip Processor yang mana dapat meningkatkan kinerja.

Chip 45nm, 32nm, 28nm, 14nm, 8nm, dan 7nm pada dasarnya merupakan skala Transistor dengan teknologi terbaru. Semakin kecil ukuran Chip, maka semakin kecil pula daya yang digunakan.

Graphic Processing Unit (GPU)

GPU Merupakan teknologi yang dapat memproduksi dan menampilkan objek 2D maupun 3D. Qualcomm Snapdragon menggunakan GPU Adreno yang menawarkan GPU berkecepatan tinggi pada Smartphone dengan Grafis yang bagus, hemat daya, dan meningkatkan performa. Satu lagi yang tidak lagi asing dikalangan orang banyak adalah GPU Mali.

Konektifitas (3G, 4G LTE, dan 5G)

Saya sudah pernah membahas tentang konektifitas secara lengkap dan padat. Anda dapat membaca artikel tentang Bagaimana Jaringan Mobile Bekerja?.

Huft, sebenarnya masih banyak yang bisa kita bahas tentang Smartphone. Tetapi setidaknya, sedikit penjelasan diatas dapat membuat anda mengerti beberapa hal tentang Teknologi dan Istilah-istilah yang ada di Smartphone. Jika anda memilki Request pembahasan, saran, dll. anda dapat mengirimkan komentar melalui Form komentar dibawah ini atau mengirimkan pesan kami melalui halaman Kontak atau Saran.

Referensi:
https://www.techopedia.com/definition/2172/chipset
https://whatis.techtarget.com/definition/ARM-processor
https://www.wikipedia.org/

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya