Ads by Yasya El Hakim
Bagaimana Jaringan Mobile Bekerja?

Jaringan Mobile atau biasa dikenal dengan nama jaringan seluler (Cellular Network). Terdiri dari "Cells" yang terdapat di area Hexagonal, memiliki setidaknya satu Transcever Cell Tower, dan menggunakan bermacam-macam frekuensi radio.

Cell Tower dapat terhubung antara satu dengan yang lain untuk mengirim paket berupa sinyal - data, suara, dan pesan teks - dan sinyal tersebut diberikan ke perangkat mobile seperti Smartphone dan Tablet yang berfungsi sebagai Receiver.

Jaringan Mobile telah menjadi tulang punggung bagi telekomunikasi karena meluasnya pengguna Smartphone, Tablet, dan perangkat mobile lainnya.

Frekuensi

Banyak pengguna jaringan dapat menggunakan frekuensi dalam waktu yang sama. Tower seluler dan perangkat mobile dapat memanipulasi frekuensi. Jadi, mereka dapat mengunakan transmitter rendah untuk memberikan layanan dengan sebaik-baiknya.

Jaringan 3G, 4G, dan 5G

Jaringan mobile memiliki beberapa seri generasi, setiap generasi memiliki pengembangan teknologi yang signifikan dari generasi sebelumnya. Dua generasi pertama dari jaringan mobile adalah Analog Voice (1G) dan Digital Voice (2G). Generasi selanjutnya adalah Data Connection (3G) yang dapat digunakan untuk mengakses internet. Layanan jaringan 4G telah mengembangkan koneksi data, membuatnya semakin cepat dan baik.

Teknologi terbarunya adalah jaringan 5G yang berjanji untuk mempercepat koneksi dari jaringan 4G.

Jaringan 4G menggunakan frekuensi dibawah 6 GHz dan menggunakan gelombang sinyal yang rendah dengan frekuensi yang tinggi, kira-kira 30 GHz sampai 300 GHz. Frekuensi tersebut berguna untuk memberikan Bandwith dan membuat sinyal menjadi lebih terarah sehingga mengurangi gangguan.

Tipe Jaringan Mobile

Teknologi jaringan mobile yang paling utama terdapat dua macam, yaitu: Global System for Mobile Communications (GSM) yang merupakan standar internasional dan Code Division Multiple Access (CDMA) yang dimilki oleh Qualcomm.

Perangkat GSM tidak akan bekerja dengan menggunakan jaringan CDMA, begitu pula sebaliknya.

Long-Term Evolution (LTE) pada dasarnya sama seperti GSM, hanya saja memilki kelebihan yaitu kapasitas dan kecepatan jaringan yang lebih baik.

Jaringan GSM vs CDMA

Penangkap sinyal, kualitas panggilan, dan kecepatan jaringan tergantung dari berbagai faktor. Lokasi pengguna, layanan provider, dan perlengkapannya  juga memiliki peran masing-masing. GSM dan CDMA tidak memilki banyak perbedaan, tetapi cara kerjanya berbeda.

Dari sudut pandang konsumen, GSM lebih mudah digunakan karena perangkat GSM membawa semua data pengguna kedalam SIM Card; untuk mengganti perangkat, pengguna dapat memindahkan SIM Card kedalam perangkat GSM yang lain.

CDMA membawa data pengguna berdasarkan Whitelist, bukan SIM Card, dan hanya perangkat tertentu yang dapat digunakan pada jaringan mereka. Beberapa perangkat CDMA memilki SIM Card, tetapi hanya dapat digunakan di luar negeri.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya