JavaScript Modern: Variabel

Kebanyakan, Sebuah aplikasi JavaScript dapat bekerja dengan menggunakan informasi. Berikut adalah contohnya:
  1. Online Shop - Informasi harus berupa barang yang ingin dijual.
  2. Aplikasi Chat - Informasi harus berupa Pengguna, Pesan, dll.
Variabel digunakan untuk menyimpan informasi.

Sebuah Variabel

Sebuah Variabel merupakan "Penyimpanan Nama" untuk data.

Untuk membuat Variabel pada JavaScript, kita dapat menggunakan Keyword let.

Statment berikut dapat membuat (dengan kata lain: Deklarasi atau Definisi) sebuah Variabel dengan nama "Pesan":
let message;

Sekarang, kita dapat meletakkan beberapa data kedalamnya dengan menggunakan tanda operator =:
let pesan:
pesan = 'Halo'; // Menyimpan String

String sudah disimpan kedalam memori dengan menggunakan Variabel. Kita dapat mengaksesnya dengan menggunkan nama Variabel:
let pesan;
pesan = 'Halo!';
alert(pesan); // Menampilkan konten Variabel

Untuk lebih singkatanya, kita dapat menggabungkan deklarasi variable dan menetapkannya kedalam baris tunggal:
let pesan = 'Halo!'; // Menentukan variabel dan menetapkan nilainya
alert(pesan); // Hello!

Kita juga dapat mendeklarasi beberapa variabel pada satu baris:
let pengguna = 'Yasya', umur = 22, pesan = 'Halo';

Terlihat lebih singkat bukan? tetapi kami tidak merekomendasikannya. Untuk dapat dibaca dengan mudah, anda dapat menggunakan satu baris per variabel.
let pengguna = 'Yasya';
let umur = 22;
let pesan = 'Halo';

Beberapa orang juga menggunakan beberapa variabel dengan contoh berikut:
let pengguna = 'Yasya',
    umur = 22,
    pesan = 'Halo';

var Sebagai pengganti let

Dalam Script lama, anda juga dapat melihat Keyword lain: var Sebagai pengganti let:
var pesan = 'Halo';

Keyword var hampir sama dengan let. Keyword tersebut mendeklarasikan sebuah variabel, tetapi sedikit berbeda.

Terdapat sedikit perbedaan antara let dan var, tetapi mereka tidak mempermasalahkannya. Kita akan membahasnya pada bagian selanjutnya.

Analogi Nyata

Kita dapat memahami konsep "Variabel" jika kita membayangkannya sebagai "kotak" data, dengan sebuah stiker nama.

Contoh, Variabel pesan dapat di ibaratkan sebagai kotak yang berlabel "pesan" dengan barang didalamnya berupa stiker "Halo".

Kita dapat memasukkan banyak barang kedalam kotak tersebut.

Kita juga dapat mengubahnya berkali-kali:
let pesan;
pesan = 'Halo';
pesan = 'Dunia!'; // nilainya menjadi berubah
alert(pesan);

Ketika nilainya berubah, data lama akan segera dihapus dari variabel.

Kita juga dapat mendeklarasikan dua variabel dan menyalin salah satu data ke data lain:
let halo = 'Halo Dunia!';
let pesan;

// menyalin 'Halo Dunia!' dari variabel halo kedalam variabel pesan
pesan = halo;

// Sekarang dua variabel sudah dimasukkan kedalam data yang sama
alert(halo); // Halo Dunia!

alert(pesan); // Halo Dunia!

Bahasa Fungsional

Sangatlah menarik untuk mencatat bahwa terdapat beberapa Bahasa pemrograman fungsional seperti Scala atau Erlang yang melarang kita untuk menggati nilai pada Variabel.

Dari berbagai macam bahasa, ketika nilai sudah disimpan "di dalam kotak", maka akan berada disana selamanya. Jika kita ingin menyimpan sesuatu, bahasa tersebut akan melarang kita untuk membuat kotak baru (mendeklarasikan variabel baru). Dan kita tidak dapat menggunakan variabel lama lagi.

Walaupun agak terlihat aneh, bahasa tersebut sangatlah berkembang. Lebih dari itu, terdapat area seperti komputasi paralel dimana pembatasan tersebut memberikan kita keuntungan.

Penamaan Variabel

Terdapat dua pembatasan pada nama variabel:
  1. Nama harus berupa huruf, angka, atau simbol $ dan _.
  2. Karakter pertama tidak boleh berupa angka.
Contoh nama variabel yang benar:
let userName;
let tes123;

Ketika nama variabel mengandung beberapa kata, biasanya kita dapat menggunakan camelCase. Itulah: setiap kata setelahnya diawali dengan huruf kapital: namaPanjangKu.

Apa yang menarik dari simbol dolar $ dan Underscore (Garis bawah) _. Kedua simbol tersebut sangatlah biasa, sama seperti huruf dan tanpa arti yang spesial.

Nama variabel berikut juga bisa digunakan:
let $ = 1; // mendeklarasikan sebuah variabel dengan nama "$"
let _ = 2; // dan variabel dengan nama "_"

alert($ + _); // 3

Contoh nama variabel yang salah:
let 1a; // tidak boleh diawali dengan angka

let nama-saya; // tanda min '-' tidak boleh digunakan

Kasus Penting

Nama variabel apel dan ApEL merupakan variabel berbeda.

Huruf non-latin diperbolehkan, tetapi tidak direkomendasikan

Sangatlah mungkin untuk menggunakan huruf atau angka non-latin seperti huruf china, thailand, dll.

Contoh:
let имя = '...';
let 我 = '...';

Secara teknis, tidak akan terjadi Error, tetapi terdapat tradisi Internasional untuk menggunakan variabel dengan Huruf latin.

Nama Cadangan

Terdapat nama cadangan yang tidak dapat digunakan sebagai variabel karena nama tersebut digunakan untuk bahasa itu sendiri.

Contoh: let, class, return, dan function.

Kode berikut akan menghasilkan Error pada Syntax:
let let = 5; // tidak dapat menggunakan nama variabel "let"
let return = 5; // dan juga tidak dapat menggunakan nama variabel "return"


Tanpa menggunakan use strict

Umumnya, kita harus mendefinisikan sebuah variabel sebelum menggunakannya. Tetapi, sangatlah mungkin untuk membuat sebuah variabel tanpa menggunakan let. Kode berikut akan tetap bekerja jika kita tidak memberikan use strict pada Script.
// catatan: tidak menggunakan "use strict"

ang = 5; // variabel "ang" dibuat jika tidak ada

alert(ang); // 5

Hal tersebut merupakan latihan yang buruk dan dapat menyebabkan Error pada Mode Strict:
"use strict";

ang = 5; // error: variabel ang belum didefinisikan

Constant

Untuk mendeklarasikan Constant untuk (tidak merubah) variabel, gunakan const sebagai pengganti let:
const ulangTahunKu = '01.11.1997';

Variabel dapat dideklarasikan dengan menggunakan const yang dinamakan "Constant". Variabel tersebut tidak dapat diubah. 
const ulangTahunKu = '01.11.1997';

ulangTahunKu = '02.11.1997'; // error, tidak dapat mengubah Constant

Ketika seorang programmer memastikan bahwa sebuah variabel tidak akan berubah, mereka dapat mendeklarasikannya dengan menggunakan Constant.

Huruf Besar pada Constant

Terdapat banyak pembelajaran untuk menggunakan Constan.

Seperti Constant yang diberi nama dengan menggunakan huruf kapital dan garis bawah.

Contoh, mari kita buat warna dalam format Web (Hexadesimal):
const WARNA_MERAH = "#F00";
const WARNA_HIJAU = "#0F0";
const WARNA_BIRU = "#00F";
const WARNA_ORANGE = "#FF7F00";

// ...ketika kita ingin mengambil salah satu warna
let warna = WARNA_ORANGE;
alert(warna); // #FF7F00

Keuntungan:
  1. WARNA_ORANGE akan mudah diingat dari pada mengingat "#FF7F00"
  2. Sangat mudah untuk mencegah kesalahan dalam penulisan "#FF7F00" dari pada WARNA_ORANGE
  3. Ketika membaca kode, WARNA_ORANGE sangat berarti dari pada "#FF7F00"
Kapan kita harus menggunakan huruf kapital untuk Constant dan kapan kita harus menggunakannya secara umum? mari kita selesaikan.

Constant artinya bahwa nilai variabel tidak akan berubah. Tetapi terdapat Constant yang sudah diketahui sebelum dijalankan (seperti sebuah Hexadesimal dari warna merah).

Contoh
const waktuLoadHalaman = /* waktu yang diambil dari sebuah halaman yang dimuat */;

Nilai dari waktuLoadHalaman tidak diketahui sebelum halaman dimuat, jadi hal itu dinamakan secara umum. Tetapi tetap merupakan Constant karena tidak diubah.

Dengan kata lain, Constant dengan huruf kapital hanya digunakan sebagai persamaan nilai.

Sebutkan Hal yang Benar

Membicarakan variabel, terdapat beberapa hal yang sangat penting.

Sebuah nama variable harus bersih, memiliki makna, dan jelas.

Nama variabel adalah salah satu hal penting dalam pemrograman.

Didalam Real-Project, banyak orang menghabiskan waktu hanya untuk mengubah dan menambahkan kode dasar dari pada membuatnya sendiri. Ketika kita kembali ke kode yang sama, sangatlah mudah untuk mencari informasi yang telah kita ubah.

Silahkan habiskan waktu anda untuk berfikir tentang nama yang baik untuk sebuah variabel sebelum mendeklarasikannya.

Berikut adalah beberapa hal baik yang dapat diikuti:
  1. Gunakan nama yang umum digunakan oleh manusia seperti userName atau namaLengkap.
  2. Hindari penggunaan nama variabel yang singkat seperi a, b, c, dll.
  3. Buatlah nama variabel sejelas mungkin.

Kesimpulan

  1. Kita dapat mendeklarasikan variabel untuk menyimpan data dengan menggunakan keyword var, let, atau const.
  2. let - merupakan deklarasi variabel modern. Untuk menggunakannya pada Chrome (V8), kode harus dalam mode Strict.
  3. var - merupakan deklarasi variabel lama. Umumnya kita tidak menggunakannya lagi, tetapi kita tetap akan membahasnya pada bagian selanjutnya.
  4. const - sama seperti let, tetapi nilai dari variabelnya tidak dapat diubah.
Variabel harus dinamai dengan nama yang mudah dipahami.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya