Apa itu Top-Level Domain (TLD)?

Top-Level Domain (TLD) merupakan segmen dari nama Domain, atau suatu bagian setelah tanda titik pada alamat suatu Website. TLD dibagi menjadi dua kategori: TLD Generic dan TLD Country-Specific.

Beberapa contoh TLD yang sangat populer adalah .com, .org, .net, .gov, .biz, dan .edu. Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), adalah entitas yang mengkoordinasi domain dan alamat IP di Internet.

Sejarahnya, TLD bertujuan untuk tipe dari domain. Awalnya, ICANN sangat ketat dalam membuka domain TLD baru, tetapi pada tahun 2010, mereka memutuskan untuk membuat nama domain TLD Custom untuk beberapa merek perusahaan.

ICANN mengakui tipe domain berikut:
  1. Generic Top-Level Domains (gTLD): Merupakan tipe domain yang sangat populer. Contoh ".edu" untuk situs edukasi dan ".com" untuk situs komersial
  2. Country-Code Top-Level Domain (ccTLD): Setiap ccTLD digunakan untuk suatu negara dan umumnya hanya memiliki dua karakter. Contoh: ccTLD untuk Indonesia yaitu ".id", Australia ".au", Singapura ".sg", dll.
  3. Sponsored Top-Level Domains (sTLD): TLD ini dibuat untuk organisasi privat.
  4. Infrastructure Top-Level Domains: Pada kategori ini hanya terdapat satu TLD, seperti ".arpa". Internet Assigned Numbers Authority mengontrol TLD ini untuk Internet Engineering Task Force (IETF).
Berikut adalah beberapa contoh TLD beserta penggunaannya:
  1. .com - (Commercial) Bisnis komersial
  2. .org - (Organization) Organisasi
  3. .net - (Network Organization) Organisasi jaringan
  4. .gov - (U.S Government) Agen Pemerintahan Amerika
  5. .mil - (Military) Militer
  6. .edu - (Education) Fasilitas edukasi seperti universitas
  7. .id - Indonesia
  8. .au - Australia
  9. .my - Malaysia
  10. dll.
Menurut IETF, terdapat empat nama Top-Level Domain yang tidak digunakan dalam produksi jaringan internasional seperti:
  1. .example
  2. .invalid
  3. .localhost
  4. .test

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya